Jumat, 03 Maret 2017

Peran KKN Dalam Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi di Desa Aeng Merah

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bagian dari sistem pendidikan tinggi yang menempatkan mahasiswa di luar kampus agar dapat hidup di tengah-tengah masyarakat bersama masyarakat untuk membantu dan mendampingi masyarakat memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM). KKN dengan mengimplementasikan keilmuan mahasiswa di tengah masyarakat sebagai terobosan baru dalam pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi SDM dan SDA lokal. Selain itu, KKN membantu dalam membentuk, mengisi, dan mengembangkan lembaga yang berada di lingkup desa Aeng Merah secara sistematis. 
Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk mengembangkan Desa Aeng Merah dengan potensi Desa yang sudah ada, diantaranya sebagai berikut:
1. Mendata potensi Desa sesuai dengan potensi yang ada berdasarkan Dusunnya. Dalam hal ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang bisa dikembangkan oleh kelompok KKN  yang ada di Desa Aeng Merah.
2.    Menugaskan anggota kelompok KKN sesuai dengan kemampuan dan keberadaan potensi yang ada disetiap Dusun dengan tujuan dalam merealisasikan kegiatan KKN.
3.  Mensosialisasikan pembuatan kripik daun kelor di Dusun Jabbur sebagai bentuk usaha baru terhadap masyarakat yang ada di Dusun Jabbur. Hal ini sesuai dengan keberadaan potensi Desa terutama Dusun Jabbur dengan banyaknya pohon kelor.
4.    Mengembangkan usaha gula merah yang ada di Dusun Aeng Merah dengan cara mempromosikan secara online di media sosial. media sosial dapat memudahkan dalam pemasaran usaha agar lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas dan sebagai bentuk usaha melestarikan dan mempertahankan usaha-usaha yang ada di Desa aeng merah.
5. Mengembangkan potensi Desa Aeng Merah dengan menjadikan daun siwalan sebagai bentuk kerajinan tangan dalam menjadikan nilai estetika seperti tikar. Hal ini sebagai bentuk dalam memanfaatkan potensi yang terdapat di Desa dan sebagai nilai tambah pereekonomian masyarakat.
6. Mengembangkan wisata air terjun Dhurbhugan dan mempromosikan melalui media sosial, sebagai usaha dalam meningkatkan jumlah pengunjung baik dari lokal atau non lokal. 

       Semua usaha yang dilakukan oleh kelompok KKN, hanya sebatas bentuk usaha dalam membantu mengembangkan atau mengatasi permasalahan di Desa Aeng Merah. Usaha-usaha yang dilakukan oleh kelompok KKN tentu ada kerjasama langsung dengan masyarakat setempat di Desa Aeng Merah.

Rabu, 01 Maret 2017

ANEKA FOTO PELAKSANAAN PROGRAM KERJA


PEMASANGAN PAPAN NAMA WISATA AIR TERJUN
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RA-AZZAHIDIN

KERJA BAKTI DI BALAI DESA AENG MERAH
SOSIALISASI TENTANG PERTANIAN


MENGAJAR MADRASAH DINIYAH AZ-ZAHIDIN
MENGAJAR RA AZ-ZAHIDIN

KRIPIK DAUN KELOR MAKNYUS
BERSELFIE RIA 

DISKUSI


Minggu, 26 Februari 2017

Profil Desa Aeng Merah Kecamatan Batuh Putih


         Desa Aeng Merah merupakan salah satu Desa di Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep dengan luas 1.081.13 Ha dan jumlah penduduk 14.451 jiwa. Desa aeng merah terdiri dari 7 Dusun,15 RW, dan 34 RT. Penduduk Desa Aeng Merah mayoritas dengan mata pencaharian sebagai petani.
Dusun di Desa Aeng Merah :
a. Dusun Noom Timur
b. Dusun Noom Barat
c. Dusun Penang Cangka
d. Dusun Karang
e. Dusun Lantong 
f. Dusun Jabbur
g. Dusun Aeng Merah Barat 
 
Aeng Merah memiliki batasan dengan: 

a. Sebelah utara berbatasan dengan Desa Tengedan Kecamatan Batu Putih
b. Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Palo'lo'an Kecamatan Gapura
c. Sebelah timur Berbatasan dengan Desa Tamidung Kecamatan Batang-Batang
d. Sebelah barat berbatasan dengan Desa Gadding Kecamatan Manding

                                                      gambar 1: peta Desa Aeng Merah

     Adapun Potensi Desa Aeng Merah yang tak kalah pentingnya yaitu:

    1. Potensi Alamiah
                   Potensi alamiah ini merupakan potensi utama untuk mendapatkan nilai ekonomis yakni           produk olahan siwalan (Gula Merah).bahkan produk gula merah asal desa aeng merah sudah               terjual sampai luar sumenep.
 
                                                             gambar 2: gula merah/aren

2. Potensi Industri Rumah tangga
                Potensi ini lebih kepada teknik estetika yakni cara menganyam bahan menjadi nilai jual beli    seperti tikar yang terbuat dari daun siwalan, selain itu daun siwalan bisa dibuat hiasan berupa              bentuk yang menyerupai masid,burung, dan semacamnya.

                                                    gambar 3: anyaman tikar daun siwalan


            Desa Aeng Merah dilengkapi dengan berdirinya lembaga-lembaga pendidikan aktif yang     mencetak kader-kader berahlak mulia. Lembaga-lembaga tersebut terklasifikasi menjadi lembaga pendidikan formal dan lembaga pedidikan non formal. Lembaga pendidikan formal seperti TK/RA, SD/MI, MTS, dan MA. Lembaga pendidikan non formal seperti Madrasah Diniyyah (MD), dan mengaji di surau/langgar. Selain lembaga pendidikan, terdapat lembaga-lembaga sosial masyarakat Desa Aeng Merah seperti  Pemerintah Desa, Badan Perwakilan Desa (BPD), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),  Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Diniyah (MD), dan Sekolah Dasar Negeri (SDN).







Mator Thank You!